• Beranda
  • Berita
  • Kunjungan Jokowi ke Mandalika bangkitkan ekonomi dan pariwisata NTB

Kunjungan Jokowi ke Mandalika bangkitkan ekonomi dan pariwisata NTB

10 November 2021 21:08 WIB
Kunjungan Jokowi ke Mandalika bangkitkan ekonomi dan pariwisata NTB
Aktivis pemuda NTB, Karman BM. (ANTARA/Nur Imansyah/dok).
Rencana kedatangan Presiden Joko Widodo untuk meresmikan operasional Pertamina Mandalika International Street Circuit di kawasan The Mandalika, Lombok Tengah pada 12 November 2021 dinilai memiliki dampak besar untuk pariwisata dan ekonomi Nusa Tenggara Barat.

Aktivis pemuda NTB, Karman BM menilai kunjungan Jokowi ke Mandalika, Lombok Tengah, bisa menjadi  pemicu bangkitnya sektor pariwisata di NTB.

"Secara simbolik kunjungan Presiden Jokowi ke Mandalika ini, akan membawa benefit yang besar bagi NTB, terutama di sektor ekonomi dan pariwisata" ujarnya di Mataram, Rabu.

Sejak pemerintahan Jokowi perhatian pemerintah pusat untuk pembangunan kawasan The Mandalika, Lombok Tengah sudah sangat luar biasa.

Kawasan wisata yang sebelumnya sempat mangkrak selama kurang lebih 29 tahun, kini telah beroperasi dan diresmikan Presiden Jokowi pada Oktober 2017. 

Mandalika pun ditetapkan sebagai satu dari 10 destinasi wisata prioritas nasional, dan menjadi bagian dari lima destinasi wisata superprioritas yang di dorong menjadi destinasi "Bali Baru".

"Tahun 2017 kawasan Mandalika yang puluhan tahun mangkrak akhirnya diresmikan Presiden Jokowi dan bisa beroperasi. Saat, Presiden datang lagi untuk meresmikan Sirkuit Mandalika yang akan menjadi lokasi kegiatan berskala internasional WSBK dan MotoGP. Ini perhatian yang luar biasa untuk NTB," kata Karman.

Bang Karman sapaan akrabnya mengatakan, perhatian pemerintah pusat yang demikian besar bagi pembangunan kawasan Mandalika, harus bisa diimbangi pemerintah daerah dan juga masyarakat NTB sendiri.

Intensitas Presiden Jokowi berkunjung ke Lombok khususnya Mandalika yang sering dilakukan, secara
tidak angsung menjadi magnet promosi ke dunia luar.

"Sekarang tinggal Pemda, masyarakat terutama pelaku industri pariwisata bisa menangkap peluang-peluang ini. Perhatian pemerintah pusat harus diimbangi semangat yang sama di daerah," katanya.
Baca juga: Menuai efek berganda ajang World Superbike di Mandalika
Baca juga: MGPA: Mandalika bisa jadi sirkuit pertama dibangun di destinasi wisata


Seperti diketahui, Sirkuit Mandalika akan menjadi tuan rumah seri terakhir World Superbike (WSBK) Indonesia pada 19-21 November 2021.

WSBK Indonesia di Mandalika bakal jadi penentu persaingan juara antara Jonathan Rea dan Toprak Razgatiloglu. Persiapan penyelenggaraan balapan pemungkas WBSK di Mandalika ini pun disebut telah mencapai tahap final.

Lintasan balap telah selesai dalam pengerjaan dan tribune untuk penonton juga telah terpasang. Setelah sukses menggelar WSBK Indonesia 2021. Sirkuit Mandalika resmi jadi seri kedua dalam jadwal MotoGP 2022.

MotoGP 2022 akan berlangsung sebanyak 21 seri yang akan berlangsung mulai Maret hingga November. Dalam kalender MotoGP 2022 terdapat dua seri baru yaitu Indonesia dan Finlandia. Sirkuit Mandalika, Lombok, Indonesia, akan menggelar seri kedua MotoGP musim depan pada 20 Maret 2022.

Bang Karman mengatakan, pasca pelaksanaan WSBK nanti, Mandalika tentu menjadi sorotan dunia. Ia optimistis angka kunjungan wisatawan ke NTB akan meningkat tajam setelah itu, terutama ke kawasan The Mandalika.

Mandalika akan menjadi destinasi di mana tamu yang datang bukan hanya domestik tetapi dari mancanegara dari berbagai belahan dunia.

"Kami berharap agar dalam hal ini Pemda baik Pemprov NTB maupun Pemda Lombok Tengah bisa mulai menata dan menyiapkan SDM lokal agar masyarakat juga bisa menikmati benefit dari angka kunjungan itu," ucap relawan Jokowi di Pemilu 2019 itu.

Masyarakat NTB tak boleh hanya jadi penonton semata. Menurutnya, Pemda harus memberikan insentif untuk masyarakat, berupa kebijakan yang mempermudah akses usaha, bantuan modal usaha, dan pelatihan peningkatan kapasitas bagi para pelaku industri pariwisata dan masyarakat di kawasan penyangga Mandalika.

Bang Karman berharap, agar kunjungan Presiden Jokowi ke Mandalika 12 November 2021, bisa dimaknai masyakat NTB sebagi momentum kebangkitan ekonomi dan pariwisata daerah ini.

"Masyarakat NTB menggelar karpet merah dan antusias menyambut Presiden Jokowi di Mandalika. Ini menjadi momentum terbaik bagi kembangkitan ekonomi dan pariwisata NTB ke depan. Ayo kita sambut pak jokowi dengan kegembiraan dan suka cita," katanya.
Baca juga: Indef: MotoGP 2022 di Mandalika jadi pintu pemulihan pariwisata RI
Baca juga: Menhub pastikan kelancaran konektivitas transportasi di Mandalika

Pewarta: Nur Imansyah
Editor: Royke Sinaga
Copyright © ANTARA 2021