• Beranda
  • Berita
  • Rea kehilangan satu peluang pertahankan titel WSBK di Mandalika

Rea kehilangan satu peluang pertahankan titel WSBK di Mandalika

20 November 2021 22:28 WIB
Rea kehilangan satu peluang pertahankan titel WSBK di Mandalika
Pembalap Pata Yamaha With Brixx WorldSBK Toprak Razgatlioglu (kanan) melakukan tos siku dengan pembalap Kawasaki Racing Team WorldSBK Jonathan Rea usai sesi kualifikasi WSBK Indonesia 2021 di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (20/11/2021). ANTARA FOTO/Andika Wahyu/wsj.
Juara bertahan World Superbike Jonathan Rea dari tim Kawasaki Racing mendapati satu peluang hilang dalam perebutan titel musim ini menyusul ditundanya Race 1 karena cuaca buruk di Sirkuit Pertamina Mandalika, Lombok, NTB, Sabtu.

Hujan deras yang turun jelang start balapan pertama seri penutup musim itu menyebabkan Race 1 diundur pada Minggu pagi sedangkan Tissot Superpole Race dibatalkan.

Toprak Razgatlioglu dari tim Pata Yamaha with Brixx WSBK saat ini memuncaki klasemen dengan keunggulan 30 poin atas Rea menuju dua balapan pada Minggu yang akan menyediakan 50 poin maksimal.

Baca juga: Cuaca buruk, Race 1 WSBK Mandalika diundur ke Minggu

Superpole Race seharusnya dapat menambah maksimal 12 poin namun balapan sepanjang 10 lap itu terpaksa ditiadakan karena padatnya jadwal pada Minggu.

Dengan defisit 30 poin dan 50 poin tersedia, ketimbang biasanya 62 poin di akhir pekan yang normal, Rea melihat tiga kesempatan merebut poin dari sang rivalnya menghilang.

"Ini bukan kabar baik karena itu menghilangkan satu kesempatan," kata Rea yang mengincar gelar ketujuhnya secara beruntun pada Sabtu.

"Masih ada dua kesempatan, tapi tentunya, kami mengalami kerugian sekarang.

Baca juga: Race 1 diundur, berikut ini jadwal baru WSBK di Mandalika pada Minggu

"Ketika hujan turun di out lap saya, saya rasa ini adalah kesempatan saya untuk mengambil poin. Saya merasa yakin dengan kondisi itu.

"Tapi situasinya semakin berbahaya, banyak genangan air di trek. Kami tidak tahu bagaimana trek seluruhnya karena tidak ada dari kami yang melihatnya, tapi keputusan telah diambil dan kami akan start lagi besok.

"Saya menantikan kedua balapan itu, selangkah demi selangkah akhir pekan ini setelah FP1 yang berat, kami kembali kuat dan saya merasa kompetitif dan saya siap untuk bertarung."

Tugas yang berat menanti sang pebalap Inggris pada Minggu karena apabila Razgatlioglu kalah kurang dari lima poin dari Rea di Race 1 maka sang pebalap Turki berhak mengunci gelar juara dunia pertamanya.

Baca juga: Penonton WSBK puji keindahan Sirkuit Mandalika
Baca juga: Polda NTB pastikan "race" kedua WSBK berjalan lancar


Namun apabila Razgatlioglu kalah lebih dari lima poin dari Rea, maka perebutan titel akan dilanjutkan ke Race 2.

"Saya tidak menyukai ini karena bukan hanya dari sisi saya tapi juga dari sisi Jonathan," kata Razgatlioglu.

"Besok akan menjadi dua balapan yang panjang. Mungkin akan sedikit mudah tapi saya juga akan mencoba sebaik mungkin di balapan karena saya mencoba bertarung untuk menang.

"Kami tidak tahu kondisi cuaca besok. Kita lihat besok karena ini adalah musim WSBK yang aneh dan besok setiap orang akan melihat siapa pebalap yang menjadi juara."

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Teguh Handoko
Copyright © ANTARA 2021