AS umumkan kematian Omicron pertama

21 Desember 2021 18:04 WIB
AS umumkan kematian Omicron pertama
Ahli teknologi biologi molekuler Sarah Corcoran menyiapkan sampel SARS-CoV-2 saat proses sekuensing RNA di Universitas Negara Bagian Ohio, Columbus, Ohio, Amerika Serikat, Senin (13/12/2021). Varian Omicron dari virus corona SARS-CoV-2 baru-baru ini teridentifikasi dalam beberapa sampel yang ada di Ohio. ANTARA FOTO/REUTERS/Gaelen Morse/wsj.
Seorang pria yang tidak divaksin, warga Harris County, Texas, Amerika Serikat diyakini menjadi kematian pertama yang disebabkan oleh COVID-19 varian Omicron di negara tersebut, seperti dilansir media setempat pada Senin (20/12).

"Sedih untuk melaporkan kematian lokal pertama akibat virus corona varian Omicron. Seorang pria berusia 50-an dari bagian timur Harris County yang tidak divaksin," kata Hakim setempat Lina Hidalgo di Twitter.

Korban memiliki penyakit bawaan, katanya.

Laporan ABC News dan Fox News menyebutkan bahwa kasus ini diyakini sebagai kematian Omicron pertama di AS.

Varian Omicron menyumbang 73,2 persen kasus baru di seluruh negeri selama sepekan hingga 18 Desember, demikian informasi Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit AS (CDC), Senin.

Sumber: Xinhua
Baca juga: Israel larang perjalanan ke AS karena khawatir soal Omicron
Baca juga: Menkeu AS: Omicron bisa memicu ancaman signifikan bagi ekonomi global
Baca juga: Wall Street berubah jadi merah, saat Omicron mencapai Amerika Serikat

Pewarta: Asri Mayang Sari
Editor: Atman Ahdiat
Copyright © ANTARA 2021