• Beranda
  • Berita
  • Puluhan tukik dilepasliarkan di Pantai Panjang Bengkulu

Puluhan tukik dilepasliarkan di Pantai Panjang Bengkulu

28 Maret 2017 16:51 WIB
Puluhan tukik dilepasliarkan di Pantai Panjang Bengkulu
Ilustrasi--Penetasan Penyu Semialami Sejumlah tukik merayap di atas pasir setelah menetas secara semialami di penangkaran BSTF Banyuwangi, Jawa Timur, Minggu (20/3). Anak penyu jenis lekang tersebut ditetaskan secara semialami akibat berkurangnya tempat yang aman bagi penyu untuk bertelur di wilayah pesisir Kota Banyuwangi. (ANTARA FOTO/Budi Candra Setya) ()
Bengkulu (ANTARA News) - Alumnus Sekolah Kehutanan Menengah Atas (SKMA), Raden Andik Jaya Prawira melepasliarkan sebanyak 64 ekor tukik atau anak penyu di perairan Pantai Panjang, Kota Bengkulu sebagai dukungan pelestarian satwa dilindungi itu.

"Penyu adalah satwa liar dilindungi yang harus kita lestarikan," kata Raden saat menghadiri temu keluarga SKMA Bengkulu di Bengkulu, Selasa.

Raden yang merupakan alumnus SKMA Bogor tahun angkatan pendidikan 1964 berkeliling Indonesia untuk mengkampanyekan pelestarian lingkungan hidup.

Sebelum ke Bengkulu, Raden sudah mendatangi lebih 30 provinsi di Indonesia untuk kampanye pelestatian alam sekaligus bersilaturahmi dengan para alumni SKMA.

Di Bengkulu, Raden disambut para alumni SKMA yang menggelar kegiatan ramah tamah dan menggelar kegiatan pelestarian satwa lindung serta penanaman pohon.

Raden yang berkeliling Indonesia dengan menggunakan sepeda berpesan kepada para alumni SKMA agar menjadi pelopor pelestarian lingkungan di manapun mereka berada atau bertugas.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu, Abu Bakar mengatakan semangat Raden seyogyanya menginspirasi para rimbawan untuk terus berkontribusi bagi pelestarian alam.

"Sosok kang Andik menjadi panutan bagi para alumni SKMA untuk terus berkarya melestarikan alam," katanya.

Pewarta: Helti M Sipayung
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2017